Dubai Bangun Bandara Terbesar di Dunia



Bandara baru ini akan memiliki 400 gerbang penumpang pesawat dan kapasitas untuk melayani hingga 260 juta penumpang per tahun.



Kota Dubai di Uni Emirat Arab (UEA) akan menginvestasikan AED128 miliar atau sekitar 35 miliar dolar AS untuk memperluas bandara Al Maktoum menjadi bandara internasional utama dalam dekade ini, kata penguasa Emirat Dubai, Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum, dalam pengumuman yang dirilis hari Minggu (28/4).

Proyek pembangunan bandara baru itu ada di lokasi Bandara Internasional Al Maktoum, yang terletak di tengah hamparan gurun sekitar 45 km dari bandara utama Dubai yang sekarang dikenal dengan kode internasional DXB.

Bandara internasional utama saat ini sudah menjadi bandara tersibuk di dunia untuk perjalanan internasional. Tahun 2018, sekitar 89,1 juta penumpang melewati jalur penerbangan Dubai, yang merupakan catatan rekor baru.

Bandara utama yang ada ada saat inidi Dubai tidak dapat diperluas lagi, karena diapit oleh lingkungan pemukiman dan dua jalan raya utama.

Bandara Internasional Al Maktoum adalah badara kedua di Dubai, yang telah direnovasi dan sekarang memiliki dua landasan pacu. Bandara ini yang nanti akan diperluas dan dilengkapi dengan lima landasan pacu.

Bandara baru ini nantinya akan memiliki 400 gerbang penumpang pesawat dan kapasitas untuk memproses hingga 260 juta penumpang per tahun.

Ambisi menjadi pusat global baru

Pusat penumpang dan kargo baru akan menampilkan "teknologi penerbangan baru,” menurut pengumuman tersebut, sementara "sebuah kota” akan dibangun sepenuhnya di sekitar lokasi tersebut.

Gambar animasi komputer yang menyertai pengumuman tersebut menampilkan terminal putih melengkung yang mengingatkan pada tenda tradisional Beduin di Semenanjung Arab.

"Kami sedang membangun proyek baru untuk generasi masa depan, memastikan pembangunan yang berkelanjutan dan stabil untuk anak-anak kami dan anak-anak mereka pada gilirannya,” kata Sheikh Mohammed dalam pernyataan online. "Dubai akan menjadi bandara dunia, pelabuhan dunia, pusat perkotaannya, dan pusat global barunya.”



dw, ap, afp
Next Post Previous Post